Menag Nasaruddin Umar: PTKIN Harus Lahirkan Cendekiawan, Bukan Hanya Ilmuwan

Menag Minta PTKIN Lahirkan Cendekiawan

Palu — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus mampu melahirkan cendekiawan sejati, bukan sekadar ilmuwan. Pernyataan ini disampaikan Menag saat memberikan arahan pada “ASN Quality Update” Peningkatan Mutu ASN di UIN Datokarama Palu, Rabu (1/4/2026).

Menag menjelaskan bahwa PTKIN, baik Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), maupun Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), tidak boleh hanya menjadi lembaga akademik murni. Lembaga ini harus mengemban peran ganda sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, PTKIN idealnya melahirkan cendekiawan Muslim yang ilmunya berdampak nyata bagi masyarakat.

Read More

“Ilmuwan menguasai teori dan penelitian di bidang tertentu. Intelektual mengamalkan ilmu dan memahami apa yang diamalkan. Tapi itu pun belum cukup. PTKIN harus melahirkan cendekiawan muslim sejati yang manfaat ilmunya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Menag.

Menag menekankan prinsip “khairunnas anfauhum linnas”, yaitu manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Ilustrasi sederhana Menag tentang campuran kopi dan gula menunjukkan bahwa ilmu tidak hanya dipahami secara teori, tetapi harus dirasakan dan diamalkan dalam kehidupan nyata.

Rektor UIN Datokarama Palu menyambut hangat kehadiran Menag dan melaporkan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan “Kementerian Agama Berdampak”, termasuk pemberian beasiswa studi lanjut bagi tenaga kependidikan dan menarik minat mahasiswa internasional dari Tanzania, India, Pakistan, serta rencana kunjungan delegasi Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum bagi ASN dan civitas akademika UIN Datokarama Palu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

🔥 GELOMBANG TERAKHIR PPDB 2026/2027

Penerimaan Santri Baru & Santri Pindahan Masih Dibuka

Daftarkan putra-putri Anda di Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta. Menerima SMP, MTs, dan SMK dengan pendidikan formal, kepesantrenan, pembinaan akhlak, serta lingkungan belajar yang aman dan Islami.

Kuota terbatas. Pendaftaran akan ditutup setelah kuota terpenuhi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *