Cerita Pemudik Touring ke Bromo, Singgah di Masjid Ramah Pemudik Lasem

banner 728x90

Rembang  — Lebaran tak selalu identik dengan mudik ke kampung halaman. Bagi sebagian orang, momen ini juga menjadi waktu untuk mencari ketenangan, menikmati perjalanan, sekaligus bertadabur alam.

Hal itu dilakukan Febi, seorang pemudi asal Demak, Jawa Tengah, yang memanfaatkan libur Lebaran untuk melakukan perjalanan touring menuju Gunung Bromo bersama sahabatnya.

Dalam perjalanan pulang, Febi singgah di Masjid Baiturrahman Lasem untuk beristirahat. Ia ditemui oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Lasem, Mohammad Abror, pada Jumat (27/3/2026).

“Saya habis touring ke Malang, ke Bromo,” ujar Febi singkat.

Perjalanan sejauh ratusan kilometer tentu menguras tenaga. Karena itu, keberadaan masjid yang ramah bagi pemudik menjadi sangat berarti. Bagi Febi, Masjid Baiturrahman Lasem bukan sekadar tempat singgah, tetapi juga ruang untuk memulihkan energi, baik fisik maupun batin.

Masjid ini dikenal luas sebagai salah satu Masjid Ramah Pemudik (MRP) di wilayah Rembang. Selain area ibadah yang luas dan nyaman, tersedia pula gazebo untuk beristirahat, area parkir yang memadai, toilet bersih, hingga penginapan dan deretan ruko yang menyediakan makanan, minuman, serta oleh-oleh.

Lebih dari itu, kawasan masjid juga memiliki nilai historis dan spiritual. Di kompleks ini terdapat makam tokoh ulama setempat, termasuk Mbah Sambu, serta sejumlah pendiri Nahdlatul Ulama, yang menambah nuansa religius bagi para pengunjung.

“Luas, nyaman, fasilitas lengkap. Saya merasakan suasana yang sangat adem di sini,” ungkap Febi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Moh. Mukson, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik, khususnya pada arus balik Lebaran.

“Melalui program Masjid Ramah Pemudik, kami ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan tenang, sehingga bisa melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama menghadirkan pengalaman mudik yang lebih humanis—tidak hanya soal perjalanan fisik, tetapi juga menghadirkan ruang-ruang spiritual yang menenangkan.

Di tengah hiruk-pikuk arus mudik dan balik Lebaran, kehadiran masjid seperti di Lasem ini menjadi oase—tempat di mana pe

🎓 Anak Anda Siap Jadi Generasi Qur’ani & Berprestasi!

Pondok Pesantren Al-Washilah menghadirkan pendidikan agama, akademik, dan karakter dalam lingkungan disiplin dan nyaman.

💰 Cukup Rp2.000.000 + GRATIS pendaftaran | ⚡ Kuota terbatas – daftar sekarang!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *